![]() |
Filosofi Cangkir Unik |
Sejoli kakek dan nenek pergi belanja
di sebuah toko suvenr untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata
mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Ih.. lucu deh” kata nenek
yang masih berjiwa alay. “Mau dibeli cangkir itu?” tanya kakek kepada istrinya.
“Ntar ah... liat suvenir yang lain, siapa tau ada yang lebih cantik kaya aku”
sahut nenek penuh percaya diri. :)
Dan ternyata, setelah mereka
muter-muter Mall selama 4 jam, akhirnya nenek membeli barang yang pertama kali
ia liat, ya – sebuah cangkir unik.
Saat mereka mendekati cangkir itu,
tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “Terimakasih atas perhatiannya, perlu
diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir unik yang
dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang mirip eek kucing dan tidak
berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melemparku
ke sebuah roda berputar.
![]() |
Cangkir Unik |
Kemudian ia mulai memutar-mutar aku
hingga aku merasa pusing pala barbie. Stop! Stop! Aku berteriak. Tapi orang itu
berkata ‘belum!’ lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! Stop! Teriakku lagi. Tapi orang
itu masih saja meninjuku tanpa menghiraukan teriakannku. Bahkan lebih buruk
lagi ia memasukan aku ke dalam peraian. Panas! Panas! Teriakku dengan keras.
Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang itu dengan nada tidak berdosa berkata
‘belum’
Akhirnya ia mengangkat aku dari
perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, disitulah selesai
penderitaanku. Oh ternyata belum, setelah aku dingin aku diberikan kepada
seorang wanita muda dan ia muali mewarnaiku. Asapnya begitu memualkan. Stop!
Stop! Stop! Aku berteriak lagi hingga tenggerokanku mengalami trakhitis.
Wanita itu berkata ‘belum!’ lalu ia
memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi kedalam perapian
yang lebih panas dari sebelumnya.
Tolong!
Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku tetap mencoba berusaha untuk
teriak sekuat tenagaku. Tapi orang ini tidak peduli sama sekali. Ia terus
membakarku. Membakar seluruh tubuhku. Setelah puas menyiksaku kini aku
dibiarkan dingin lagi. Dan sungguh aku tidak percaya, ternyata aku masih hidup.
Setelah
benar-benar dingin, seorang wanita cantik mirip dian sastro menempatkan aku
dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali, aku hampir tidak percaya,
karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu anggun dan cantik. Semua
kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala aku melihat diriku
yang sekarang.”
*******************************************************************
Seperti
inilah tuhan membentuk kita sobat. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah
menyenangkan, sakit, penuh cobaan, dan banyak air mata. Tetapi ini satu-satunya
cara bagi-Nya unutk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemulian-Nya.
Anggaplah
sebagai kebahagiaan, apabila sobat jatuh ke dalam berbagai perapian atau cobaan
disaat itulah sobat menjadi lebih kuat dan menghasilkan kekuatan pada diri.
Apabila
sobat sedang menghadapi ujian, jangan kecil hati. Karena Dia sedang membentuk
sobat. Bentuka-bentukan ini memang menyaktkan tetapi setelah proses itu
selesai, sobat akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk sobat. Penderitaan
akan sirna setelah sobat diletakkan ditempat yang sangat indah. Ya- tempat itu
bernama Surga.
Kata Kunci:
- Filosofi Cangkir Cantik
- Filosofi cangkir
- Esensi tentang cangkir
- Makna dari Cangkir Unik
Sekian, FILOSOFI CANGKIR UNIK dari abang. Nantikan Filosofi-filosofi lainnya dari abang. semoga postingan kali ini bermanfaat bagi sobat. Salam asoy sobat.. :)
![]() |
Senyum yo :) |
Jika artikel ini bermanfaat, dapatkan Artikel Terbaru dari abang via Email, GRATIS !! |
Follow Me ! ![]() ![]() ![]() |